Mesin Absensi Sidik Jari, Kelebihan dan Kekurangan

Muhamad Amirullah


Pola sidik jari manusia pastinya berbeda antara satu dengan yang lain, bahkan bagi mereka yang terlahir kembar identik. Hal ini membuat sidik jari dapat dimanfaatkan sebagai tanda pengenal yang sangat efektif. Dikarenakan faktor tersebut, maka mesin sidik jari diciptakan. 

Pada saat ini, hampir setiap perusahaan (baik itu UKM atau yang sudah berskala internasional) telah menggunakan mesin sidik jari untuk aktivitas absensi mereka sehari-hari. Mesin absensi sidik jari dinilai jauh lebih efektif ketimbang mesin absensi manual. Selain itu, mesin absensi sidik jari juga lebih akurat dan minim terjadinya kecurangan. Namun, sebelum Anda membeli mesin sidik jari, Anda perlu mengetahui tentang kelebihan serta kekurangan mesin tersebut

1. Kelebihan

 

  • Menghindari terjadinya kecurangan

Mesin absensi manual biasanya rawan terjadi kecurangan seperti menitip absen (baik itu dalam bentuk tanda tangan atau juga kartu absensi) ketika karyawan tersebut membolos atau datang terlambat. Hal ini karena bagian HRD tidak dapatmengawasi secara langsung kehadiran mereka, apalagi ketika perusahaan tersebut memiliki banyak karyawan. Namun, ketika perusahaan tersebut menggunakan mesin absensi sidik jari, maka para karyawan tidak dapat melakukan beberapa kecurangan seperti memalsukan data kehadiran serta datang terlambat karena mereka sendiri yang harus melakukan proses verifikasi dengan menggunakan sidik jari mereka masing-masing.

  • Produktivitas karyawan meningkat

Mengaplikasikan mesin absensi sidik jari pada sebuah perusahaan dapat mendisipilinkan karyawan secara tidak langsung. Para karyawan akan lebih bijak dalam menghargai waktu untuk bekerja karena mereka dituntut untuk datang tepat waktu karena data kehadiran mereka telah terekam dalam mesin absensi sidik jari sehingga keterlambatan dapat mempengaruhi penilaian terhadap mereka, walaupun keterlambatan tersebut hanya satu menit. Disisi lain, ketika karyawan hadir tepat waktu di kantor, maka secara otomatis produktivitas merek meningkat karena para karyawan memiliki banyak waktu untuk bekerja

  • Pengelolaan data lebih mudah

Pengelolaan data yang mudah membuat mesin absensi sidik jari dinilai lebih menguntungkan. Mesin absensi ini dapat memudahkan para HRD untuk mengolah data sidik jari yang telah terkumpul karena software dari mesin sudah terhubung dengan komputer sehingga laporan data dibuat dengan mudah.

  • Dapat menekan dana pengeluaran fiktif karyawan

Membeli sebuah mesin absen sidik dianggap sebagai sebuah pemborosan bagi beberapa perusahaan karena harganya yang mahal. Akan tetapi, ketika sebuah perusahaan menggunakan mesin ini justru dapat menekan atau bahkan menghilangkan pengeluaran fiktif yang dilakukan karyawan seperti uang lembur, bonus. Selain itu, perhitungan gaji  dapat lebih akurat  karena dihitung melalui kehadiran para karyawan melalui data pada mesin absensi tersebut.

2. Kekurangan

 

  • Membutuhkan perawatan yang rutin

Perawatan secara rutin dibutuhkan agar mesin absensi dapat bekerja secara marksimal. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar bagian scanner berfungsi secara baik dan juga mengihindari terjadinya penurunan sistem dari scanner tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar scanner tetap bersih dan juga untuk membersihkannya pun tidak boleh sembarangan.

  • Sering terjadi kesalahan dalam proses identifikasi

Selain membutuhkan perawatan yang rutin, kelemahan lain dari mesin absensi sidik jari adalah seringnya terjadi kesalahan pada saat pemindaian. Masalah ini terjadi dikarenakan mesin tidak dapat mendeteksi sidik jari ketika bagian scanner dalam kondisi kotor atau terdapat banyak bekas sidik jari yang menempel sebelumnya. Tak hanya itu,  ketika bagian scanner basah karena sering terkena keringat atau juga scanner terpapar cahaya secara langsung, maka kinerjanya akan semakin menurun sehingga proses absensi akan cukup sulit untuk dilakukan.

3. Cara Menggunakan 

 

  • Cara menggunakan mesin absensi sidik jari

Pertama-tama, sebelum bisa menggunakan mesin absensi sidik jari, para pegawai harus di data terlebih dahulu oleh pihak yang berwenang di perusahaan tersebut. Beberapa data tersebut diantaranya, nama dan nomor. Kemudian, para karyawan dapat menggunakan mesin absensi dengan menempelkann jari mereka pada scanner yang ada. Kemudian, software yang telah terintegrasi akan memproses data yang masuk lebih lanjut dan kemudian dapat dilihat dengan menggunakan komputer oleh kepala bagian dan karyawan HR untuk memantau kehadiran para karyawan.