Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Shop

Muhamad Amirullah

Tak bisa dipungkiri jika setiap pemilik  online shop ingin meningkatkan omset penjualan mereka. Namun, kebanyakan pemilik online shop  masih belum mengetahui cara yang paling tepat untuk memasarkan produk mereka. Pada umumnya, mereka akan menghabiskan banyak dana (seperti melakukan pengiklanan pada beberapa sosial media ) tanpa mempelajari strategi apa yang tepat untuk mendapatkan banyak pelanggan seperti menyewa jasa pembuatan website profesional dan sebagainya. Oleh karena itu, para pemlik online shop wajib mengetahui cara yang tepat agar omset penjualan mereka meningkat.

Berikut adalah beberapa cara meningkatkan omset penjualan online shop yang dapat Anda coba:

Mengoptimalkan penggunaan email

Sudah menjadi hal wajib jika setiap bisnis eCommerce mengirimkan email kepada para pelanggan mereka, tetapi para pemilik bisnis online shop tersebut masih kurang memaksimalkan penggunaan email untuk mendapatkan banyak pelanggan.

Tahukah Anda bahwa email dapat meningkatkan penjualan dan menyenangkan pelanggan Anda? Penggunaan email tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagi sebagai catatan, tetapi juga dapat menyertakan proposisi nilai lainnya untuk menjaga pelanggan tetap terlibat dan meningkatkan kunjungan kembali ke online shop Anda.

Terdapat tiga cara untuk memaksimalkan penggunaan email untuk menarik lebih banyak pelanggan:

  • Menyertakan rekomendasi produk yang relevan
    Mengapa Anda harus melakukannya? Hal ini dikarenakan konsumen lebih menyukai ketika email yang Anda kirim pada mereka berisi produk yang direkomendasikan berdasarkan pembelian sebelumnya. Selain itu, hal ini juga dapat membantu Anda ketika menjual produk Anda.

  • Menambahkan kode diskon pada email

    Para pelanggan Anda pastinya akan merasa gembira jika mendapatkan kode diskon pada beberapa item ketika membuka email dari Anda. Secara otomatis, mereka akan mengunjungi online shop Anda dan melakukan pembelian pada produk dengan memanfaatkan kode diskon tersebut.

  • Meminta feedback pada pelanggan
    Dengan bertanya kepada pelanggan tentang bagaimana pengalaman mereka berbelanja di online shop Anda, maka Anda dapat belajar tentang poin-poin penting yang dapat memperbaiki kinerja online shop Anda, seperti layanan maupun ketersediaan sebuah barang.

Kirimkan email ‘wishlist on sale’ pada pelanggan

Sebagian besar pembeli eCommerce akan menambahkan beberapa produk ke daftar keinginan (wishlist) untuk dibeli nanti. Para pelanggan melakukan hal ini karena mereka kebanyakan akan membeli beberapa produk tersebut ketika terdapat diskon atau stok barang mulai menipis. Dikarenakan hal tersebut, Anda sebagai pemilik online shop harus mengirimkan email sebagai pengingat jika beberapa barang yang ada pada wishlist mereka sedang memiliki diskon atau sudah hamper habis agar para pelanggan berminat untuk membeli secepatnya.

Menonjolkan beberapa penawaran khusus

Sebagian besar situs eCommerce pastinya cukup sibuk dengan banyaknya update item dan penawaran terbaru. Ini berarti bahwa sering kali para pembeli akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penawaran terbaik dari beberapa item di online shop Anda.

Untuk memastikan bahwa penawaran Anda tidak dilewatkan oleh beberapa pelanggan, kirim email kepada mereka tentang penawaran khusus yang ada di online shop Anda agar mereka tidak melewatkan kesempatan tersebut.

Email ‘abandoned cart’

Email ‘abandoned cart’  pada dasarnya merupakan sebuah email pembelian. Jika seorang pelanggan keluar dari menu ‘checkout’ sebelum menyelesaikan pesanan, maka pelanggan tersebut akan menerima email, dan ini disebut dengan ‘abandoned cart’ email. Jika begitu,para pelanggan pastinya sudah mengetahui tujuannya adalah untuk membantu mereka untuk mengatasi beberapa masalah yang terjadi ketika melakukan pembelian dan membuat mereka membeli barang tersebut.

Membuat video tentang sebuah produk yang dimiliki

Menurut statistik, para pelanggan yang meilhat video dari sebuah produk lebih cenderung membeli barang tersebut. Namun masalahnya, tidak semua semua pemilik onine shop memiliki video tentang sebuah produk yang mereka miliki. Dengan membuat video yang menarik tentang sebuah produk yang dimiliki, pastinya hal ini akan dapat meningkatkan jumlah pembeliah yang dilakukan oleh para pelanggan ketika mengunjungi online shop Anda.

Berfokus pada up selling and cross selling

Untuk pengertiannya sendiri, Cross Selling merupakan sebuah teknik penjualan agar pelanggan kita mengeluarkan lebih banyak uang dengan membeli tambahan  produk –produk lain. Sedangkan Up Selling  adalah dapat dibilang sebagai sebuah cara agar pelanggan kita me-ngeluarkan lebih banyak uang dengan membeli produk dengan tipe yang sama yang lebih mahal atau produk dengan tambahan kelebihan lain seperti adanya garansi atau spesifikasi yang lebih baik.

Bukan rahasia lagi jika ‘upselling’ dan ‘crossselling’ adalah cara termudah untuk meningkatkan pendapatan eCommerce Anda. Tapi bagaimana dan kepada siapa Anda menerapkan strategi marketing ini akan menentukan omset online shop Anda.