Cara agar Karyawan Datang Tepat Waktu

Muhamad Amirullah


Sebagai seorang pemilik perusahaan, memiliki seorang karyawan yang secara konsisten terlambat bekerja merupakan hal yang sangat menyebalkan. Hal ini memang selalu terjadi pada setiap perusahaan, dan masalah ini membutuhkan penyelesaian atau solusi yang tepat untuk mengatasinya sehingga para karyawan dapat datang tepat waktu.

Karyawan yang secara rutin terlambat dapat mengganggu keseimbangan bisnis Anda. Itu juga tidak adil bagi rekan kerja mereka, dan itu dapat menyebabkan yang lebih masalah besar dengan lingkungan kerja Anda nantinya. Meskipun keterlambatan merupakan masalah yang sangat umum di dunia kerja modern, tetapi hal ini harus dihentikan sebelum menghancurkan bisnis Anda.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa cara agar karyawan datang tepat waktu yang dapat Anda coba:

1. Mengembangkan Rencana Bersama

Keterlabatan yang terjadi terus menerus  merupakan hasil dari salah satu dari dua hal: kurangnya motivasi, atau adanya masalah teknis, yang masing-masing membutuhkan rencana  peyelesaian yang berbeda.

Jika keterlambatan kerja terjadi karena kurangnya motivasi, maka tunjukan apa yang Anda rasakan dengan mengekspresikan kekecewaan Anda. Sebutkan bagaimana perilaku mereka berdampak negatif terhadap bisnis Anda. Jika masalah terkait dengan masalah teknis, maka identifikasi masalah tersebut, seperti apakah di kantor Anda tempat parkirnya terbatas sehingga membuat karyawan Anda terlambat?  Apakah ada masalah dengan penyedia pengasuhan anak karyawantersebut? Atau beberapa hal lainnnya.

2. Meningkatkan Moral Karyawan

Memang benar bahwa karyawan yang membenci pekerjaan mereka adalah seorang karyawan yang tidak mampu untuk melakukan tugas tersebut. Bagi karyawan Anda yang terlambat secara kronis, ini adalah cara yang baik ketika mencari penyebab keterlambatannya.

Sebelum Anda mendatangi karyawan dengan semangat rendah, dan berniat untuk memarahinya karena terlambat, sebaiknya Anda cari tahu bagaimana perasaan mereka tentang pekerjaannya. Mungkin masalah keterlambatan ini terjadi karena sesuatu yang sederhana seperti area kerjanya yang gelap dan membosankan. Atau, mungkin karyawan tersebut ingin mengemban lebih banyak tanggung jawab. Atau, Anda mungkin belajar bahwa sesuatu yang pribadi memengaruhi pekerjaannya.

Apakah ruang kerja mereka gelap atau membosankan? Bawalah pencahayaan dan beberapa tanaman, atau beri dia ruang baru. Bosan dengan pekerjaannya? Beri karyawan Anda beberapa tujuan dan tugas baru untuk diselesaikan. Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan semangat kerja, dan pada gilirannya, Anda akan menemukan karyawan tersebut mulai datang tepat waktu untuk bekerja.

3. Memanfaatkan Mesin Absensi

Mesin absensi juga dapat mengontrol kehadiran para karyawan di perusahaan Anda. Dengan mesin ini, karyawan Anda yang terlambat pastinya akan dapat diidentifikasi dengan mudah dengan cara melihat data digital yang ada. Jika seorang karyawan datang terlambat secara terus menerus, Anda dapat membatalkan bonus yang dia dapat atau melakukan pengurangan gaji. Namun, mesin ini juga dapat menjadi motivasi bagi mereka ketika para karyawan datang tepat waktu maka mereka akan mendapatkan bonus. Hal ini karena, memiliki mesin absensi yang terbaik di kantor Anda dapat membantu proses penggajian, bonus, dan juga hukuman secara mudah dan efektif.

4. Medisiplikan Karyawan Anda

Ketika Anda memiliki karyawan yang tidak peduli untuk datang tepat waktu, jangan takut untuk mendisiplinkan mereka. Jika Anda membuat sebuah kebijakan mendisiplinkan para karyawan yang terlambat, Anda dapat dan harus menggunakannya terutama jika Anda kehabisan taktik lunak Anda. Jika karyawan Anda terlambat tanpa alasan yang jelas secara terus menerus, maka disiplin diperlukan.

Tindakan pendisiplinan harus dilakukan dengan karyawan yang terlambat dan tidak seluruh staf Anda. Misalnya, jika ada karyawan Anda yang selalu terlambat, dan Anda sudah mencoba segala cara, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  • Peringatan secara lisan.

  • Terbitkan peringatan secara tertulis.

  • Jika hal-hal tidak berubah, tulis peringatan dan letakkan catatan peringatran tersebut di arsipnya.

  • Jika masih ada yang tidak berubah, lakukan pengurangan gaji.

  • Jika masih ada yang tidak berubah, hapus bonusnya.


  • Sebagai usaha terakhir, saatnya untuk memecatnya.

Jangan merasa putus asa jika tidak ada cara yang berhasil, dan Anda telah menggunakan setiap taktik dalam kebijakan disiplin Anda. Jika ini masalahnya, saatnya membiarkan karyawan pergi atau memecatnya, dan ini wajar jika Anda lakukan. Anda tidak boleh membiarkan seorang karyawan merusak seluruh bisnis Anda.