Mesin Absensi Biometrik, Kelebihan dan Kekurangan

Alex Dhika

Arti Biometrik

Apa itu biometrik? Kata Biometrik berasal dari bahasa Yunani yaitu bios dana metron, bios berarti hidup dan metron berarti mengukur. Maka biometrik diartikan sebagai suatu metode pengukuran yang berdasarkan pengenalan terhadap sesuatu yang hidup, bisa berupa dari bagian tubuh maupun dari tingkah perilaku. Contoh penggunaan metode biomterik ini adalah sidik jari, wajah, retina mata, suara, cara mengetik, tanda tangan dan masih banyak lagi.

Teknologi biometrik sudah sangat banyak diterapkan dalam mempermudah pekerjaan manusia di dunia bisnis salah satunya adalah penggunaan biometrik pada mesin absensi.


Mesin absensi biometrik adalah mesin absensi yang menggunakan teknologi biometrik sebagai inputnya, saat ini ada 3 jenis sensor biometrik untuk mesin absensi yang beredar di pasar.

  1. Mesin absensi sidik jari.
    Mesin absensi sidik jari merupakan mesin absensi yang menggunakan sidik jari sebagai inputnya. Teknologi sensor sidik jari merupakan teknologi biometrik paling populer saat ini, selain teknologinya yang lebih murah dibanding teknologi biometrik yang lain, penggunaan sidik jari juga sudah sangat familiar.

  2. Mesin absensi sensor wajah.
    Mesin jenis ini menggunakan pola wajah untuk mengenali manusia, meskipun tidak sepopuler penggunaan teknologi sidik jari, namun sekarang teknologi juga sudah mulai banyak digunakan karena lebih mudah digunakan.

  3. Mesin absensi sensor suara.
    Mesin absensi ini menggunakan suara sebagai sensor untuk mengenali manusia. Menurut pengamatan kami, tidak banyak yang tertarik menggunakan sensor suara untuk keperluan absen, selain menimbulkan kebisingan, sensor suara juga bukan teknologi yang murah.

Dalam produk mesin absensi biasanya vendor menggunakan minimal 1 jenis sensor, atau bahkan juga bisa gabungan dari dua jenis sensor atau ketiganya.

Kelebihan Mesin Absensi Biometrik

Ada banyak sekali kelebihan menggunakan mesin absensi dengan teknologi ini jika dibandingkan dengan teknologi mesin absensi lama misalnya kartu, barcode maupun password.

  1. Tidak bisa dipalsukan. Kami menyebut tidak bisa dipalsukan bukan berarti 100% valid, cuma teknologi biometrik memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk dipalsukan meskipun pada kenyataannya tetap saja bisa.

  2. Tidak bisa lupa/hilang. Sangat berbeda dengan metode kartu atau password yang sangat mungkin lupa, atau tertinggal di rumah. Teknologi biometrik menempel pada tubuh manusia sehingga tidak perlu dibawa atau diingat lagi.

Kekurangan mesin absensi biometrik

Harga masih merupakan faktor kelemahan utama dari mesin absensi jenis ini. Fitur yang canggih membuat vendor harus menggunakan komponen dengan harga yang lebih mahal bila dibandingkan dengan teknologi biasa, akibatnya harga produk juga mengikuti.

Tips memilih dan membeli mesin absensi biometrik

Ada beberapa tips memilih mesin absensi yang kami sarankan sebelum Anda membeli mesin absensi jenis biometrik

  1. Jangan tergiur dengan harga murah. Kualitas teknologi biometrik terletak pada kualitas sensornya. Meskipun sensor tidak terlihat dari luar namun membeli produk biometrik dengan kualitas sensor yang buruk hanya akan menimbulkan biaya tambahan di kemudian hari. Selain mudah rusak, sensor dengan kualitas rendah juga memiliki kualitas deteksi yang rendah sehingga sering terjadi kesalahan dalam mendeteksi input.

  2. Pastikan terintegrasi dengan sistem di perusahaan Anda. Sangat pencuma juga memiliki mesin absen yang canggih namun terpisah dengan keseluruhan sistem di perusahaan Anda. Sederhananya jangan sampai masih menggunakan import file manual dan menghitung gaji serta lembur manual setelah menggunakan mesin absensi biometrik. Pelajari juga tentang software ERP dan pilih mesin absensi biometrik yang bisa diintegrasikan dengan sistem ERP di perusahaan Anda.